BREAKING NEWS

Wednesday, March 18, 2020

Pabrik di Sukabumi Siap Liburkan Buruh, Ini Syaratnya!


Pemeriksaan Thermal Scan di lingkungan pabrik PT Muara Tunggal Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi, Sudarno Rais tak ingin banyak berkomentar ihwal opsi penghentian produksi sementara menyusul merebaknya virus corona (COVID-19).

Pria yang juga menjabat sebagai General Manager (GM) PT Muara Tunggal tersebut lebih memilih untuk mengikuti instruksi dan arahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan pemerintah daerah melalui dinas atau instansi terkait.

"Kami tidak mau berandai-andai. Kami akan merespon dan mematuhi kebijakan formal pemerintah yang berpedoman pada regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Lebih lanjut soal Apindo, yang berhak memberikan statemen itu dari pusat," ujar Darno saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Senin (16/3/2020).

Sampai saat ini, Darno baru menerapkan prosedur standarisasi pencegahan penyebaran COVID-19 seperti yang dilakukan di pabriknya, yakni PT Muara Tunggal dengan jumlah karyawan kurang lebih 1.400 orang. Prosedur tersebut juga sudah sesuai dengan instruksi dan arahan dari Apindo pusat maupun pemerintah.

"Yang dilakukan, pertama kita melakukan kontrol kepada karyawan dan tamu yang masuk ke area pabrik menggunakan Thermal Scanner atau Thermal Laser. Kemudian kita menyediakan masker dan mewajibkan karyawan menggunakan masker selama di dalam area pabrik," lanjutnya.

"Kita juga menyediakan sabun cuci tangan di tempat-tempat seperti kantin, tempat wudhu, wastafel, toilet dan tempat lainnya supaya mereka rutin mencuci tangan. Khusus untuk tamu ada yang namanya hand sanitizer. Kemudian juga kita mewajibkan karyawan menciptakan K3 di lingkungan pabrik," katanya lagi.

Sejauh ini Darno melihat situasi masih stabil. Faktanya, kata Darno, kondisi karyawan di pabrik masih cenderung kondusif dan berjalan normal. Apalagi, ia mengaku sering berbagi informasi dengan beberapa pimpinan pabrik lainnya di Sukabumi.

"Kami dari perusahaan intinya berupaya semaksimal mungkin dalam upaya pencegahan. Lebih lanjut apabila kondisi secara umum nasional atau daerah, pemerintah menetapkan satu kebijakan yang berbeda, tentunya kami pengusaha akan ikut," tandasnya

Sumber: sukabumiupdate.com

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Hal ini disampaikan Mensesneg Pratikno.

"Atas izin keluarga yang disampaikan oleh Pak Kepala Rumah Sakit Gatot Subroto tadi adalah Pak Budi Karya, Pak Menhub. Ini kami sampaikan atas izin keluarrga." kata Pratikno di gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Sebelumnya, Budi Karya dikabarkan mengalami sakit tifus. Budi mengalami tifus setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja.

"Saat ini Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, sedang beristirahat di rumah karena gejala tifus setelah beberapa waktu lalu melakukan rangkaian kunjungan kerja ke luar kota selama beberapa hari ke Toraja, Luwuk, Wakatobi, Makassar, Parepare, Kertajati, dan Indramayu," ujar juru bicara Menhub, Adita Irawati, lewat pesan singkat, Selasa (10/3).

Adita mengkonfirmasi Budi mengalami tifus berdasarkan hasil lab. Adita memastikan Budi tetap melaksanakan tugas sebagai menteri dari rumah.

Budi diketahui berada di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jabar, pada Minggu (1/3). BIJB merupakan tempat evakuasi 69 WNI anak buah kapal (ABK) Diamond Princes.
Sumber:detik.com

Friday, March 13, 2020

Akhir Zaman

                  (gambar: inspira data)

Jika memang Raja Salman nanti wafatnya karena di bunuh...!!! maka benarlah, dia raja yg disebut Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam hadits nya. Karena setelah wafatnya beliau, maka akan muncul Al Mahdi yang menggantikan posisi beliau. Dalam kalkulasi sebagian ulama, maka amat dekatlah peristiwa ini terjadi.
- Saat ini kita bisa lihat raja salman semakin menua.
- Gejolak didalam kerajaan arab saudi
saat ini sedang terjadi.
- Salju turun di arab.
- Sungai eufrat mengering.
- Penindasan dan pembantaian umat Islam terjadi dimana mana.
- Orang berlomba lomba membangun gedung tinggi.

Namun yang lebih ditakutkan adalah, sebelum Al Mahdi dan Dajjal keluar, akan ada peristiwa Dukhon (kabut asap) selama 40 hari 40 malam, dunia akan gelap gulita karena tidak ada matahari, listrik dan ekonomi hancur, Tekhnologi musnah, tidak ada yang dapat dimakan, Air mengering.

Maka orang-orang yang tidak beriman saat itu hanya punya 2pilihan,,, bunuh diri atau menjadi brutal.
Dan wajah orang-orang munafik menjadi hitam karena panasnya dukhon. Saya pribadi sangat takut apabila wajah ini menjadi hitam, karena digolongkan termasuk orang munafik...!!!Naudzubillah tsumma Nauudzubillah Mindzalik

semakin dekat peristiwa akhir zaman ini...!!!
Dan Rosululloh Shallallohu 'Alaihi Wasallam telah mengabarkannya 1400 tahun yang lalu...!!!

Perlu Kita renungkan, perbedaan kita (UMMAT NABI) saat ini dengan para sahabat Nabi dahulu sangatlah jauh. Apabila dulu ketika Rosululloh mengabarkan tentang risalah tanda-tanda akhir zaman kepada para sahabat, maka pastilah para sahabat menangis bahkan sampai pingsan. Akan tetapi saat ini yang sudah jelas bahwasanya Kita hidup di akhir zaman, Kita masih saja memikirkan duniawi yang sifatnya hanya sementara ini dan masih bisa saja tertawa terbahak bahak, seolah menganggap semuanya masih jauh.
Padahal Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memperlihatkan begitu banyaknya tanda-tanda Huru Hara Akhir Zaman dan menjelang kehancuran alam semesta..!!!

Diakhir zaman ini.
Bukan waktunya lagi kita bersantai.
Bukan waktunya lagi kita berleha leha
Bukan waktunya lg saling menghujat,saling menyalahkan sesama.
Kini waktunya kita untuk perbaiki diri dan keluarga.
Memperbaiki iman dan amal, memperbaiki hubungan sesama muslim tanpa menghujat, menyalahkan, tanpa menjatuhkan kerabatnya.
Semoga ALLAH Ta'ala melindungi kita semua dari fitnah akhir zaman dan fitnah dajjal.
AAMIIN ALLAHUMMA AAMIIN

Wallahu 'Alam...


Wednesday, March 11, 2020

Meninggal di Arab, TKW Asal Bojongpicung Dimakamkan di Neglasari

Berdasarkan info yang dihimpun, ES diketahui meninggal dunia beberapa bulan lalu akibat sakit yang dideritanya. Ia berangkat ke Arab Saudi pada akhir 2019 untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga.

“Tiga bulan kemudian, jenazah Almarhumah tiba di rumah duka yang diantarkan pihak agen TKI Saudi Arabia,” kata Komarudin (39), Ketua RT setempat.

Ia mengatakan, saat ini pihak keluarga belum bisa diajak komunikasi. Sejumlah warga, Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat lainnya memilih untuk diam diri karena takut ada hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu Pjs Kepala Desa Nerglasari, Dadang Gumara, mengatakan pihaknya tidak mengetahui kapan jenazah TKW yang meninggal asal desanya itu dibawa ke rumah duka. Ia belum menerima laporan dari pihak keluarga maupun dari pihak ketua RT. Tapi kalau mengenai kabar meninggal dunianya, itu ada informasi. Pihak keluarga yang didampingi Ketua RT /RW pernah datang ke Kantor Desa Nerglasari, untuk membuat administrasi kepulangan jenazah,” tambahnya.

Pihaknya berencana akan mengunjungi rumah duka esok hari atau Kamis.

Sumber: cianjurtoday.com

Tuesday, March 10, 2020

6 PELAJAR PELAKU TINDAKAN AMORAL GERAYANGI TUBUH SISWI PELAJARDI AMANKAN POLISI


6 Pelajar salah satu SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut), diamankan ke Mapolsek Bolaang Mongondow. Mereka diduga pelaku pelecehan seksual terhadap teman perempuannya, yang videonya viral di media sosial (medsos). "Pelaku sudah diamankan, lagi diperiksa di kantor polisi, di Mapolsek Bolaang. Dimintai keterangan ada 6 orang siswa dan siswi," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Jules Abraham Abast kepada detikcom, Selasa (10/3/2020). Jules menuturkan keenam terduga pelaku terdiri dari 3 siswa dan 3 siswi. Kini polisi sedang memeriksa mereka untuk mengetahui kronologi kejadian. "Cowoknya 3 (orang), ceweknya 3 (orang). Inisial pelaku dalam video Saudari RG, Saudara RM, Saudara FL, Saudara NP, Saudari PN, Saudari NR," ujar Jules.

Sebelumnya, video yang viral itu berdurasi 26 detik. Dalam video yang tampak di dalam kelas itu, terlihat seseorang yang mengenakan seragam putih-abu-abu dipegangi kaki dan tangannya oleh sejumlah orang. Organ intim si siswi dipegang-pegang, baik oleh pria maupun wanita yang memegangi kaki dan tangan si siswi.
sumber : #detiknews

Monday, March 9, 2020

Anies & Warganya

Saya memberi kabar pada Anies, ibunya Maulana wafat sore tadi. 
Maulana tinggal dikampung kumuh dirumah yang juga kumuh. Anies juga tak mengenal keluarga itu. 

Malam hari setelah saya pergi dari rumah duka.  
Telpon saya berbunyi,  Maulana memberi kabar: Pak..  pak Anies datang pak. 
Keluarga yg sedang berduka itu kehadiran sang Gubernur.

Ada cinta yg tak terbeli,  ada kepedulian yang bukan sekedar hanya untuk menjadi bedak pupur media. 

Ada pemimpin yang "mendengar" secara dekat degup jantung warganya dan itu dilakukan entah yang keberapa ratus kalinya. 

Pada mereka yang selama ini miskin dan tak tersapa. Yang hanya melihat sosok calon pemimpin yg hanya hadir ketika kampanye disaat janji diumbar dan lupa menunaikan lalu merekapun tergusur. 

Sang Gubernur ini menunaikan setiap janji yang diucapkan.

Sumber: Geisz Chalifah.

Thursday, March 5, 2020

Dosa Dosa Suami terhadap keluarganya yang paling Allah Benci


(Gambar: tentangyaya,blogspot.com)


1. Mengabaikan Seksual Istri
Jika seseorang diantara kalian bersenggama dengan istrinya, hendak ia melakukannya dengan penuh kesungguhan, bila ia telah menyelesaikan kebutuhannya (mendapat kepuasan) sebelum istrinya mendapat kepuasan , janganlah ia buru buru sampai istrinya menemukan kepuasan (HR. Abdul Razzaq dan Abu Ya’la Zami Kabir II/19/1233)

2. Menyebarkan Rahasia berhubungan dengan Istri
Saat Berhubungan suami istri harus dilakukan di tempat yang tertutup atau tidak terlihat oleh orang, bahkan suara pun tidak boleh terdengan oleh orang lain. Suami istri harus menjaga kehormatan masing masing di hadapan orang lain.

3. Menyenggamai Istri Lewat Duburnya
Umar (ibnu Khathatha) datang menemui Rasulullah Saw, iya bertanya “Ya Rasulullah saya telah binasa . beliau bertanya “apa yang membuat kamu binasa?” ia menjawab, “semalam saya telah membalik posisi istri saya. Tetapi beliau tidak menjawab sedikit pun. lalu turun kepada Rasulullah Saw ayat “istri kalian adalah ladang bagi kalian, datangilah ladang kalian dimana dan kapan saja kalian kehendaki” selanjutnya beliau bersabda “datanglah dari depan atau belakang, tapi jauhi Dubur dan ketika Haid. (HR Tarmidzi no.2906).

4. Tidak Melunasi Mahar Istri
Tempatkan lah mereka (para istri ) ditempat kalian bertempat tinggal menurut kemampuan kalian dan janganlah menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Jika mereka (istri yang di Thalaq) itu sedang hamil, berikanlah nafkahnya kepada mereka sampai mereka melahirkan. Rasulullah Saw, bersabda “siapa saja laki laki yang menikahi seorang perempuan dengan mahar sedikt atau banyak, tetapi dalam hatinya bermaksud tidak akan menunaikan apa yang menjadi hak perempuan itu, berarti ia telah mengacuhkannya, bila ia mati sebelum memenunaikan hak perempuan itu, kelak di hari kiamat ia akan bertemu Allah sebagai orang yang Fasiq” (HR Thabrani, Al Mu’jamul, Ausath II/237/1851)

5. Tidak Memberi Tempat Tinggal Yang Aman
Tempatkan lah mereka (para istri ) ditempat kalian bertempat tinggal menurut kemampuan kalian dan janganlah menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Jika mereka (istri yang di Thalaq) itu sedang hamil, berikanlah nafkahnya kepada mereka sampai mereka melahirkan...(QS At-Thalaaq 65:6)

6. Merusak Martabat Istri
Rasulullah Saw bersabda” jangan kalian memukul dan jangan kalian menjelek-jelekan mereka. (HR Abu Dawud no 1832)

7. Menuduh Istri Berzina
‘Dan orang-orang yang menuduh istri mereka berzina , padahal mereka tidak mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka kesaksian satu orang dari mereka adalah bersumpah 4 kali dengan nama Allah bahwa sesungguhnya dia orang-orang yang benar  (dalam tuduhannya), dan kelimakalinya (ia mengucapkan) bahwa laknat Allah akan menipa dirinya jika ternyata ia tergolong orang-orang yang berdusta” (QS An-Nuur 24:6-7).

Itulah sebagian kecil Dosa Dosa Suami terhadap keluarganya yang paling Allah Benci apabila ada kekeliruan mohon dibenarkan karena penulis juga manusia yang jauh dari kata sempurna.
...... semoga bermanfaat..........

4 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Mempertahankan Rumah Tangga Agar Langgeng Selamanya




Gambar: Kantormeme.blogspot.com

Menikah Bukan Hanya tentang Cinta
Membangun sebuah bahtera rumah tangga tidak hanya didasari oleh rasa cinta saja.  Selain itu, baik kamu ataupun dia harus sanggup berjanji untuk saling melengkapi di kala senang maupun susah.
Pasti ada hari yang harus kamu lalui dengan sebuah pertengkaran, apabila itu terjadi kalian harus saling berjuang untuk bisa melaluinya dan menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi supaya pernikahan kalian tida berujung perceraian.
Ada empat hal yang harus kamu lakukan untuk mempertahankan rumah tangga agar langgeng selamanya.

1. Berusaha untuk membuat pasangan mu bahagia.
Bagai mana tidak, salah satu membina bahtera rumah tangga itu harus bahagia satu sama lain, caranya buat pasangan kalian senyaman mungkin, materi memang penting tapi hal itu bukan nomor satu, berlaku lah baik kepada pasangan mu setiap harinya tentu dia akan merasa nyaman setiap harinya juga.

2. Berusaha Untuk Selalu Jujur
Dalam sebuah hubungan itu kita harus saling terbuka satu sama lain dan tidak ada rahasia – rahasiaan, dia adalah orang yang paling pertama yang harus tau tentang kamu dan sebaliknya.

3. Berusaha untuk memahami pasangan
Kalian berdua pastinya memiliki kepribadian dan latar belakang yang berbeda, pahami sifatnya, mengerti apa yang diinginkan, jika kamu tidak suka apa yang diinginkan maka ajak lah berbica dengan baik-baik, senuah persoalan akan lebih indah jika di selesaikan dengan duduk berbincang berdua.

4. Berusaha untuk mencoba sesuatu yang baru.
Agar tidak membosankan tentunya kita harus hal yang berbeda dari biasanya, ajak pasanagan mu berlibur yang belum kalian berdua datangi, tentu hal itu akan membuat rumah tangga kamu lebih harmonis.

15 KEUTAMAAN WANITA

               (gambar: Wanita Muslimah)


1. doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali

2. isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3 x khatam Al-Qur'an.

3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do'a suami yg memakan masakannya menjadi do'a yg diijabah.

4. isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1.

5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70 x haji mabrur.

6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200 x sholat khusu dan doanya di ijabah' (fadilah wanita).

7. Burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.

8. bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.

9. bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.

10. bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.

11. wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.

12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya".

13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.

14. apabila ia membaca pd hr pertama keluar haid "Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi" Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.

15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.

SUBHANALLAAH...betapa sayang nya Allah Swt terhadap kaum wanita.

TIPS CUCI GINJAL ALAMIAH

Selama bertahun2 Ginjal kita menyaring darah dgn cara membuang : Garam, Racun & zat2 lain yg tidak diinginkan memasuki tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, terjadi akumulasi garam & memerlukan perawatan & pembersihan secara rutin & berkala, minimal sebulan sekali.
Berikut TIPS CUCI GINJAL kitasecara murah & alami.
Berikut cara nya:
1. Beli seikat daun Seledri.
2. Cucilah sampai bersih, lalu potong kecil2 & masukkan ke dlm panci.
3. Tuangkan air bersih, kira2 1liter, didihkan selama 10 menit & biarkan hingga dingin.
4. Saring & tuangkan kedlm botol yg bersih lalu simpan di dlm kulkas hingga dingin. Minum satu gelas setiap hari & Anda akan melihat semua endapan garam & racun lain yg keluar dari ginjal Anda sewaktu buang air kecil.

Anda juga akan melihat perbedaan yg tidak pernah anda rasakan sebelumnya.

Seledri dikenal sebagai obat ALAMI terbaik utk mencuci ginjal !!!
Jadi tidak ada efek sampingnya !!!

Semoga bisa bermanfaat !!!

7 Cara Menghindari Ghibah


Ada 7 Cara Mengindari Ghibah diantaranya adalah :

1. Bergaul dengan orang baik
Bergaul dengan orang baik adalah salah satu cara untuk mengindari kita dari Ghibah, karena kalau kita berada dilingkungan orang baik maka kita akan menjadi baik dan sebaliknya.

2. Menjaga Lisan
Menjada Lisan juga adalah salah satu cara untuk menghindari kita dari Ghibah Karena supaya kita menggunakan lisan ini selalu berkat baik.

3. Instropeksi Diri
Salah satu menjaga kita dari Ghibah adalah kita harus bisa menginstropeksi diri, karena dengan kita bisa menginstropeksi diri sendiri kita tau kekurangan diri kita sendiri sebelum kita menilai diri orang lain.

4. Ingat Kebaikan Orang Lain
Selalu mengingat kebaikan orang lain kita bisa berpikir beberapa kali sebelum Ghibah karena orang itu mungkit pernah berbuat baik kepada kita.

5. Ghibah Merupakan Hal Buruk
Dengan berpikiran seperti itu kita sadar bahwa Ghibah itu tidak baik dan kita berpikir pikir lagi sebelum kita Ghibah.

6. Banyak Berpikir Positif
Dengan berfikiran demikian kita akan terjauh dari sifat berburuk sangka, sehingga kita semakin terjauh dari berpikiran negatif kepada orang lain.

7. Saling Mengingatkan
Nah yang terakhir Kita harus saling mengingatkan kepada orang lain apabila ada teman atau saudara kita yang Ghibah, selain mengurangi Ghibah kita juga dapat pahala dari Allah swt.


Wednesday, March 4, 2020

Semewah Apapun Gaya Hidup Kamu, Kelak Di Sinilah Tempat Kita Kembali




Banyak alasan yang melatarbelakangi orang-orang yang selalu ingin menjelajah dunia dan mengunjungi tempat-tempat baru. Mereka yang selalu mempertanyakan di mana ujung dunia sementara dunia itu tidak berujung, atau mereka yang ingin melarikan diri dari berbagai macam aktivitas yang sempat memenjarakannya.

Teman saya, seorang manager bank di kota Jakarta adalah penggila traveling. Di tengah kesibukannya, ia adalah pengatur waktu yang hebat. Ia bisa membagi waktu dengan bijak antara traveling dan pekerjaan. Saat weekend, adalah waktu yang tepat untuk melarikan diri dari rutinitas. Mulai dari menjelajah gunung dengan ketinggian standar junior hingga gunung untuk para senior. Pantai-pantai lokal hingga pantai luar pulau pernah ia kunjungi.

Ia terlalu sibuk dengan pekerjaan dan memanjakan diri, hingga lupa bahwa umurnya sekarang tidak muda lagi. Wanita dengan umur hampir mendekati 30 dan belum memiliki pasangan hidup menjadi momok menakutkan bagi wanita. Untungnya ia hidup di kota metropolitan dengan orang-orang yang tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Bahkan ia sendiri pun tak peduli dengan anggapan-anggapan miring orang lain.

Muda adalah waktu yang tepat untuk mulai bertualang di dunia luar. Seperti tokoh dari Italia, Marcopolo memulai perjalanannya di usianya 23 tahun yang ikut bersama ayah dan pamannya mengarungi samudera untuk berdagang.

Kamu muda, punya mimpi, dan berani. Menggembaralah sejauh mungkin. Kamu belum terikat oleh banyak tanggungan yang membebanimu. Kamu ringan dan bebas melangkah melesat seperti elang.

Jelajahi tempat-tempat yang akan memberimu banyak pelajaran hidup seperti perjalanan Agustinus Wibowo. Saat ia menjadi seorang mahasiswa di negara China, ia mulai memberanikan diri untuk melihat seperti apa dunia. Agustinus melakukan perjalanannya seorang diri dalam pengembaraannya di Tibet. Ia harus berjalan pincang dengan luka di kaki yang mengharuskan ia menyeret kakinya di tengah malam dalam keadaan badan yang basah kuyub setelah tercebur sungai yang dalam dan berbetu terjal, sungai Kailash. Jarak yang ditempuhnya tidak main-main, 20 kilometer lagi untuk menempuh kota Darchen.

Adapula kisah Ibnu Batuta, seorang tokoh muslim yang melakukan penjelajahan ke seluruh penjuru dunia. Alasannya adalah untuk bertemu dengan orang baru dengan berbagai latar belakang. Dimulai dengan menantang gersangnya gurun pasir yang panas berjarak ratusan kilometer dan bertemu para perompak yang mengancamnya. Sudut demi sudut dunia ia kunjungi untuk mempelajari banyak perbedaan.

Sebuah tempat yang kita sebut rumah

Petualang itu seperti burung merpati. Ratusan kilometer ia tempuh dengan berbagai medan yang berat sekalipun, namun ia pasti akan pulang ke sangkarnya.

Tak ada yang salah dengan melangkah ke tempat-tempat jauh, untuk mendapat wawasan baru, atau juga mendapat kenalan baru. Yang perlu diingat, sejauh apa pun kita melangkah, kita punya tempat yang kita sebut “rumah” sebagai tempat untuk pulang.

Jangan Merasa Malu Terlihat Miskin, Tapi Malulah Saat Pura-Pura Kaya




Jangan malu terlihat miskin, malulah saat kita pura-pura kaya, dan jangan sampai menjalani hidup dengan selalu melihat ke orang yang lebih tinggi. Nikmat hidup itu akan jauh lebih terasa indah meskipun anda datang dari keluarga yang sederhana. Jangan pernah malu pada orang tuamu meskipun mereka hanya seseorang petani, pedagang kecil maupun tukang becak.

Sepanjang mereka berjuang untuk yang halal, maka anda pantas berbangga pada mereka. Jadi kenapa anda harus malu, yang patut anda malukan adalah bila orangtua yaitu beberapa orang yang melakukan pekerjaan dengan penuh penipuan serta kecurangan.

Singkirkan semua bentuk gengsi, lantaran hidup bukanlah permasalahan harta atau pekerjaan elegan. Mulailah berupaya serta tetaplah bantu dan hormati orang tuamu dalam mencari rejeki yang halal. Lantaran tidak ada yang patut dimalukan sepanjang anda berjuang untuk suatu hal yang halal.

Ketika orang tuamu tengah tidur, cobalah pandangilah wajahnya. Pandangilah serta resapi dengan hati, maka anda akan bisa rasakah kepenatan yang mereka rasakan selama seharian. Namun, saat anda adalah anak yang berbakti, suka membantu dan tidak pernah malu pada mereka.

Jadi sebenarnya mereka memiliki jiwa yang begitu kuat. Lantaran mereka yakin, dengan semua usaha yang mereka kerjakan, mereka meyakini jika anda akan jadi orang yang sukses, orang yang akan membawa pergantian pada keluargamu sendiri.

Mereka berusaha keras agar anda bisa bersekolah maupun kuliah. Maka saat itu anda bakal memiliki tanggung jawab yang besar, jadi jalanilah pekerjaan mu sebagai siswa maupun mahasiswa/wi dengan baik. Pekerjaan utamamu hanya jadi siswa atau mahasiswa yang berpendidikan, hingga satu waktu nantinya.

Anda lulus serta bisa memperoleh pekerjaan maupun bangun satu usaha yang jauh tambah baik, jadi jangan sampai lupakan mereka yang telah mengantarkanmu pada titik tersebut.

Setiap orangtua senantiasa menyimpan harapan yang besar pada anaknya. Jadi perjuanganmu untuk dapat jadi orang yang sukses yakni bentuk rasa syukur serta terima kasihmu pada mereka.

Rumah Tangga Akan Terasa Indah Jika Suami Ikut Membantu Pekerjaan Rumah Sang Istri
Meskipun orangtua tidak pernah meminta, namun anda mesti tahu, jika itu cuma akan muncul dari kesadaran sendiri saja. Mereka selalu berdo’a supaya anda dapat jadi orang yang hebat, orang yang bakal membawa pergantian pada keluarga.

Tuesday, March 3, 2020

Pasien Meninggal di Cianjur Dipastikan Negatif Virus Corona

  • Pasien suspect virus corona yang meninggal di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, dipastikan tidak terjangkit virus corona.

Dengan kata lain, pasien berusia 50 tahun asal Bekasi, Jawa Barat, tersebut meninggal dunia bukan karena terpapar virus corona.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

"Pasien itu termasuk yang negatif virus corona," ujar Achmad saat dihubungi, Selasa.

Menurut Achmad, kepastian itu diketahui setelah sampel milik pasien tersebut diperiksa di laboratorium oleh Kemenkes.

Adapun, setelah melalui hasil pemeriksaan, sebanyak 155 pasien tersebut dinyatakan bebas dari virus corona

Sebelumnya, pasien yang sempat dirawat tiga hari di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, akhirnya meninggal dunia.

Pasien meninggal dunia pada Selasa, sekitar pukul 04.00 WIB.

Pasien meninggal setelah sempat menjalani perawatan di ruang isolasi sejak 1 Maret 2020

Sumber: DetikNews

Harus Tega, Kata Kunci Orangtua Membatasi Anak Bermain Gadget


Gadget Anak
“Ada istilah yang namanya instant gratification. Jadi, anak-anak ingin segera dipuaskan. Kepingin apa, harus dapat sekarang. Alhasil, mereka jadi gampang bosan, ngambek, dan cranky,” ujar psikolog Ajeng Raviando.
Ini pun ditunjukkan dalam survei GueSehat. Sekitar 30,3% partisipan mengaku kalau karakter yang paling dominan dirasakan dari anak-anak mereka adalah tidak sabaran. Sedangkan 5,2% ibu mengakui anak mereka cenderung individualis.
Selain tidak sabaran, kurangnya memahami proses juga membuat anak-anak generasi alfa memiliki empati yang lebih rendah, keterampilan sosial tidak terasah, dan kurang tangguh.
“Kalau orang yang memahami proses kan pernah salah, gagal, dan tahu kalau rasanya tidak enak. Dari kegagalan-kegalanan tadi, justru membentuk seseorang menjadi lebih banyak akal, tidak mudah menyerah, dan tidak mudah putus asa” jelas Ajeng.

Bagaimana Solusinya?

Gadget Anak
Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Meski terkesan sederhana, ternyata mengajarkan anak mengenai proses perlu dilakukan sejak dini demi masa depannya. Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S. Psi., menuturkan bahwa anak yang tidak terbiasa menjalani proses dan menghadapi kesulitan secara mandiri, selalu dilayani, dan sebagainya, cenderung mudah frustasi saat menghadap rintangan atau kegagalan.
Orang tua juga harus tega membatasi penggunaan perangkat elektronik, salah satunya gawai, pada anak. Vera menganjurkan batasan penggunaan gadget untuk anak di bawah 18 bulan adalah hanya boleh melakukan video call. Sedangkan usia 18-24 bulan tidak boleh lebih dari 30-45 menit dan harus didampingi orang tua.
Untuk usia 2-5 tahun, anak boleh menonton selama 1 jam tetapi tidak boleh bermain game. Sementara untuk usia 6 tahun ke atas (usia sekolah dasar), hanya 1-2 jam sehari. Itu pun hanya menonton tetapi tidak boleh memasukkan aplikasi game apa pun di handphone. Kalau ingin bermain game, hanya boleh di akhir pekan.
Survei Guesehat menunjukkan, ini masih menjadi tantangan besar bagi ibu masa kini. Ketika anak dipisahkan dari gawainya, sebanyak 50,1% ibu menyebutkan bahwa buah hatinya akan uring-uringan tetapi perhatiannya bisa dialihkan dan 46,1% mengaku anak akan biasa-biasa saja. Namun, 3,7% ibu mengatakan anak mereka bisa sampai tantrum dan mengamuk.
Menurut Ajeng, selain karakter tidak sabaran, paparan gadget di bawah usia 5 tahun dapat menganggu perkembangan motorik kasar.
“Kalau kita bicara anak zaman sekarang, banyak lho yang tidak bisa main sepeda. Belum tentu juga mereka bisa berenang. Padahal, hal-hal dasar itu dibutuhkan oleh anak untuk bisa mempertahankan diri dalam kondisi tertentu,” tambah Ajeng

Selain Berwudhu inilah Doa Agar Terhindar dari Virus Corona yang Diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW

VIRUS korona (COVID-19) masuk ke Indonesia dan menjangkiti warga Depok, Jawa Barat. Mereka terkena virus setelah menerima tamu asal Jepang.

Sementara bagi yang sehat tentu perlu mengantisipasi penularan virus korona COVID-19. Lalu bagaimana cara yang diajarkan Islam agar tidak tertular virus tersebut?

Ketua Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia Ustadz Fauzan Amin menuturkan, dalam Islam langkah pencegahannya bisa dilakukan dengan berwudhu, sebab wudhu pada dasarnya bagian dari mensucikan diri dari segala kotoran yang bisa menimbulkan penyakit.

“Berwudhu itu di samping cuci tangan, muka, dan lain-lain, juga membersihkan jiwa dari penyakit hati,” ujarnya.

Cara pencegahan menularnya suatu wabah penyakit adalah memperbanyak doa dan istighfar kepada Allah. Berikut ini adalah doa yang juga diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

Artinya: “Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra dan keburukan segala macam penyakit.”

Langkah selanjutkan agar terhindar dari virus mematikan, kata Fauzan untuk sementara jangan melakukan kontak fisik atau hubungan langsung dengan seseorang yang sudah terjangkit. Hal ini selaras dengan riwayat hadist tentang wabah penyakit yang disebut kusta. Dalam hadist itu Rasulullah SAW bersabda:

‏ لاَ تُدِيمُوا النَّظَرَ إِلَى الْمَجْذُومِينَ

Artinya: “Jangan kamu terus menerus melihat orang yang menghidap penyakit kusta,”(HR Bukhori).

Kedua, menghindari wilayah yang sedang terkena wabah penyakit. Namun jika kita (umat Islam) sedang berada di tempat yang terkena suatu wabah penyakit, maka jangan pernah meninggalkannya. Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

Artinya: “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR Bukhari).

Monday, March 2, 2020

Ramai diberitakan di media sosial, mengenai Virus Corona di Ciannjur

Ramai diberitakan di media sosial, mengenai Virus Corona di Cianjur terjawab sudah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, membenarkan adanya pasien suspect Corona di Cianjur. Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan managemen RSDH terkait penanganan pasien tersebut
.
Sementara itu, laporan terakhir menyebutkan, pasien kasus diduga Covid-19 yang dirawat di RSDH Cianjur segera dirujuk ke RSHS malam ini dengan menggunakan ambulance dari RSUD Cianjur

Saturday, February 29, 2020

pelajar perempuan dalam kondisi mabuk yang sengaja ditinggal oleh beberapa orang teman laki lakinya Di Cikalongkulon


Assalamualaikum Wr. Wb,
telah diketemukan seorang pelajar perempuan dalam kondisi mabuk yang sengaja ditinggal oleh beberapa orang teman laki lakinya di sekitaran kp kemang Ds Mentengsari Kec Cikalongkulon Kab Cianjur
*1. WAKTU*
Jumat. tanggal 28 Februari 2020. sekira jam 17.00 wib
*2. TKP*
Kp Tanjakan kemang Ds Mentengsari Kec Cikalongkilon Kab Cianjur.
3. Korban
Nama. SOPI Als NOPI, perempuan, Cianjur 17 tahun, islam, Pelajar kelas 3B, SMP PGRI Cikalongkulon, Kp Tarikolot, Ds Cinangsi KecCikalongkulon Kab Cianjur.
4. Modus Operandi (MO)
Di duga Korban dijemput sepulang sekolah di SMP PGRI Cikalongkulon. Kp Sawah Girang Ds Mekargalih Kec Cikalongkulon Kab Cianjur oleh 4 Orang laki laki kemudian di beri mibuman keras, kemudian setelah mabuk korban sengaja di tinggal di pinggir jalan Kp Kemang Ds Mentengsari Kec Cikalongkulon Kab Cianjur .
Pelaku :
Dalam Lidik sehubungan korban masih dalam keadaan mabuk.
saksi saksi
1. AGUS, LAELI, Cjr 50 tahun, islam, laki laki, Kepala Pjs Desa Sukamulya Cikalongkulon Cianjur
2. EVA ,Perempuan, Cjr 40 tahun, islam, IRT, Kp Cilalay Ds Cijagang Kec Cikalongkulon Kab Cianjur
3. YATI NURHAYATI, Cjr 10-06-1980, IRT, Kp. Pasirmanggah Rt 005/005, Ds Sukasirna Kec Sukaluyu Kab Cianjur
*3. KRONOLOGIS*
Pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 jam 17.00 wib di sekitaran kp kemang Ds Mentengsari Kec Cikalongkulon Kab Cianjur telah diketemukan seorang pelajar perempuan dlam kondisi mabuk setelah ditinggal oleh beberapa orang teman laki laki temanya, korban pertama kali diketemukan dan diketahui oleh saksi AGUS dan saksi SOPI Saat berteduh disekitaran lokasi tersebut yang melihat beberapa orang laki laki yang menurunkan seorang pelajar perempuan yang dalam kondisi mabuk parah sambil menangis,kemudian saat melihat saksi beberapa orang teman laki laki tersebut langsung kabur meninggalkan loksi kejadian, kemudian setelah melihat kejadian tersebut kemudian melaporkanya ke polsek cikalongkulon, dan setelah tiba beberapa anggota polsek cikalongkulon kemudian korban dibawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan hingga korban dikenali identitasnya berkan seorang guru pengajar tempat sekolah korban.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Thursday, February 27, 2020

Mulai Hari ini Umat Muslim dari Indonesia Dilarang Menjalani Ibadah Umroh Oleh Kerajaan Arab Saudi


Larangan umroh Pemerintah Arab Saudi yang diberitakan pada Kamis (27/2/2020) dibenarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia Riyadh.

Hal tersebut disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Riyadh lewat siaran tertulis nomor 014/PEN/II/2020 pada Kamis (27/2/2020).

Dalam siaran tertulis dijelaskan larangan umroh resmi dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi pada Kamis (27/2/2020) pukul 02.40 waktu setempat atau sekira pukul 22.40 WIB.

Larangan umroh disampaikan sebagai upaya menghentikan penyebaran, pengendalian dan pemusnahan virus Corona (COVID-19).

Selain itu, larangan umroh dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada warga negara Arab Saudi ataupun turis yang berencana datang ke wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan melakukan langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus Corona (COVID-19) ke wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan mengambil langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

A. Menghentikan sementara warga negara asing masuk ke Kerajaan Arab Saudi dalam rangka ibadah Umroh dan ziarah Mesjid Nabawi.

B. Menghentikan masuknya warga negara asing ke Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan visa kunjungan wisata.

Bagi mereka yang datang dari negara-negara yang terkena wabah virus Corona (COVID-19), merujuk kepada kriteria yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan terkait Pemerintah Kerajaan.

C. Menghentikan lalu lintas keluar masuk wilayah Kerajaan Arab Saudi menggunakan kartu tanda penduduk bagi warga negara Arab Saudi maupun warga negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC).

Kecuali bagi warga negara Arab Saudi yang saat ini telah berada di negara-negara tersebut yang sebelumnya keluar wilayah Arab Saudi dengan menggunakan kartu tanda penduduk nasionalnya.

Ataupun warga negara dari negara GCC lainnya yang saat ini berada di Arab Saudi serta bermaksud kembali ke negaranya masing-masing.

Agar otoritas terkait di entry point Arab Saudi dapat memastikan dari negara mana pengunjung/warga negara tersebut berasal sebelum tiba di Arab Saudi.

Selain itu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat bagi mereka yang datang dari negara anggota GCC, yakni Oman, Kuwait, Qatar, Bahrain, Persatuan Emirat Arab.

2. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diatas adalah sementara dan penerapannya akan selalu dievaluasi oleh lembaga-lembaga kompeten yang terkait.

3. KBRI Riyadh terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi guna memastikan pelaksanaan teknis penghentian masuknya jamaah umroh ke Arab Saudi.

Selain itu memastikan keberadaan jamaah umroh warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di wilayah Arab Saudi.

4. Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel saat ini sedang melakukan pendekatan ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mempertimbangkan agar jemaah Indonesia yang telah memiliki visa umroh diizinkan masuk ke wilayah Arab Saudi.

Pasalnya, Indonesia tidak termasuk dalam negara yang terkonfirmasi terkena wabah virus Corona (COVID-19).

5. Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Mohammed Saleh Benten diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umroh untuk sementara.

Dubes RI juga sedang perjuangkan nasib calon jamaah umroh yang sudah mendapatkan visa.

6. Seperti yang sudah disampaikan KBRI Riyadh pada tanggal 29 Januari 2020 lalu, sekali lagi KBRI Riyadh menghimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan langkah pencegahan.

Antara lain selalu rutin mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menghindari sentuhan langsung dengan hewan, baik hidup ataupun mati.

Selain itu, tidak mengunjungi pasar hewan, bagi yang sedang menderita gejala sesak napas untuk tetap berada di rumah serta menutup mulut dan hidungnya dengan masker apabila batuk atau bersin.

Resmi Berlakukan Larangan Umroh Sementara 

Cegah merebaknya virus corona, khususnya di Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Pemerintah  Arab Saudi mulai memberlakukan larangan sementara terhadap ibadah umroh.

Seluruh jemaah, termasuk umat muslim dari Indonesia dilarang menjalani ibadah umroh.

Dikutip dari arabnews.com, larangan umroh sementara tersebut dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi telah terhadap seluruh jamaah.

Tujuannya untuk memastikan keselamatan masyarakat dengan mencegah penyebaran virus corona.

Tidak hanya melarang kedatangan seluruh jemaah umroh, jemaah asal negara asing juga dilarang menunaikan ibadah di Masjid Nabawi, Madinah.

Langkah tersebut disebutkan sebagai salah satu dari sejumlah batasan pencegahan yang diumumkan otoritas kesehatan Kerajaan Arab Saudi pada Kamis (27/2/2020) pagi.

Larangan tersebut bahkan diberlakukan ketat terhadap seluruh jemaah yang berasal dari negara-negara yang dinilai memiliki risiko penyebaran virus yang tinggi.

Selain itu, warga negara Arab Saudi serta warga negara yang termasuk dalam Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) tidak dapat menggunakan kartu identitas nasional untuk melakukan perjalanan dari atau menuju Kerajaan Arab Saudi untuk sementara waktu.

Pengecualian dijelaskan hanya akan diberikan kepada warga Arab Saudi yang hendak pulang atau bagi warga negara GCC, antara lain Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang ingin kembali ke negara asal mereka.

Bersamaan dengan pemberlakuan larangan umroh sementara tersebut, Pemerintah Arab Saudi akan menjaga ketat setiap perbatasan masuk.

Otoritas kesehatan akan ditempatkan pada setiap titik masuk untuk melakukan verifikasi identitas jemaah.

Termasuk sejumlah negara yang sebelumnya dikunjungi wisatawan sebelum tiba di Arab Saudi.

Lewat data tersebut, Pemerintah Arab Saudi dapat menerapkan semua langkah pencegahan penyebaran virus corona.

"Pembatasan itu bersifat sementara dan akan terus ditinjau oleh otoritas kesehatan. Langkah ini sebagai bentuk dukungan Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus corona," jelas Pejabat Pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pun mendesak warga untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara yang terpapar virus corona.

Sebab diketahui, hampir sebanyak tujuh juta peziarah mengunjungi Kerajaan Arab Saudi setiap tahun.

Sebagian besar dari mereka pun tiba di ARab Saudi melalui bandara di Jeddah dan Madinah.

Tujuh Warga Arab Positif Virus Corona

Diberitakan sebelumnya, tercatat ada sebanyak tujuh orang warga Arab Saudi, termasuk warga negara asal Bahrain dan Kuwait yang positif mengidap virus corona.

Temuan tersebut menyusul kasus virus corona yang diidap oleh sebanyak enam orang wanita Arab Saudi yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Bahrain pada Rabu (27/2/2020).

Virus Corona itu terdeteksi sesaat mereka yang berasal dari Iran mendarat di Bandara Internasional Bahrain.

Berdasarkan temuan tersebut, jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi di negara Bahrain mencapai 26 orang.

Terkait hal tersebut, seluruh sekolah dan universitas diliburkan selama dua minggu untuk membatasi penyebaran virus.

Serupa dengan Bahrain, temuan virus corona juga dilaporkan Pemerintah Kuwait.

Penyebaran virus corona diketahui berawal dari seorang pria berkewarganegaraan Arab Saudi.

Pria yang terinfeksi virus corona tersebut kemudian menjalani karantina selama 14 hari di Kota Mashhad, Iran.

Walau begitu, kasus virus corona kembali ditemukan hingga tercatat ada sebanyak 26 kasus saat ini.

Hani bin Abdul Aziz Jokhdar, wakil menteri kesehatan masyarakat, mengatakan bahwa pedoman tersebut didasarkan pada pengalaman Arab Saudi dalam melindungi kesehatan dan kesejahteraan peziarah selama musim haji.

"Kementerian Kesehatan Saudi telah memberikan negara-negara tetangga dengan saran dan pedoman untuk mengendalikan penyakit menular seperti virus corona dan menangani keadaan darurat kesehatan.

Dirinya memimpin delegasi Kerajaan Arab Saudi pada pertemuan Kantor Eksekutif Dewan Menteri Arab  Saudi untuk Kesehatan pada hari Rabu (26/2/2020) di markas Liga Arab Saudi, Kairo, Mesir.

Sumber : tribunnews

Kata Bijak Mendikbud Untuk Para Guru



Sahabat #NadiemMakarim

Kalian tahu tidak?
Guru itu bumi
Langkah berpijak
Meniti masa depan
Guru itu api
Menyulut gairah
Mengorbankan semangat tidak ada henti
Guru itu air
Mengalir
Mengajarkan anak untuk rendah hati
Guru itu angin
Merdeka
Membebaskan anak berkreasi
Guru itu Matahari
Sumber ilmu
Memahamkan apa yang belum dimengerti
Guru itu bulan
Kelembutan
Mengajarkan tentang kasih sayang
Guru itu bintang
Panduan musafir
Mampu menjadi tauladan
Guru itu langit
Keleluasaan hati, rasa dan pikiran
Sabar, dan sumber kebijaksanaan

Jadilah guru guru serta pendidik yang Istiqomah,  rendah hati dan mencetak generasi Uswatun Hasanah ☺️😎

Dikutip dari akun Facebook Nadiem Makarim

Delis Siswi SMPN 6 Kota Tasik Dibunuh Bapaknya, Motifnya Biaya Study Tour Rp100 Ribu

Kematian Delis (13) siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, Delis (13), yang ditemukan jasadnya di gorong-gorong sekolahnya sebulan lalu, Senin (27/01) ternyata dibunuh bapak kandungnya sendiri. Polisi dalam konfrensi pers menetapkan ayah kandungnya, Budi Rahmat (45), sebagai tersangka pembunuhnya. Hal itu dibenarkan Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto kepada radartasikmalaya.com. Berita terkait : Ibunda Almarhum Delis Siswi SMPN 6 Kota Tasik Minta Pelaku Dihukum Mati “Ya memang benar, tersangka dalam kasus ini adalah ayahnya, berinisial BR. Korban dibunuh tersangka di sebuah rumah kosong dekat tempat ayahnya bekerja,” ujar Anom saat konfrensi pers di Mapolres. Kronoliginya, terang dia, saat Kamis (23/01) sore usai pulang sekolah, korban naik kendaraan umum menuju kediaman ayahnya di Kecamatan Tawang. Lalu, korban jalan kaki ke tempat ayahnya bekerja. Maksud korban menemui ayahnya ini, untuk meminta uang biaya study tour yang telah dijanjikannya sebesar Rp400 ribu. “Kebetulan ayahnya sedang kerja di sebuah rumah makan itu. Lalu korban sekitar pukul 19.00 WIB disuruh menunggu di rumah kosong itu,” terangnya. “Lalu terjadi perdebatan. Karena ayahnya hanya bisa mendapatkan uang sebesar Rp300 ribu. Sedang Rp100 ribu pinjam dari bosnya, Rp 200 ribu dari celengannya. Saat terjadi debat itu, ayahnya ngaku khilaf lalu mencekek leher korban,” sambungnya. Beber dia, setelah korban tewas jasadnya ditinggal di rumah kosong itu dan pelaku kembali bekerja ke rumah makan tersebut. “Sekitar pukul 22.30 WIB pelaku kembali ke rumah kosong itu dan mengikat korban dengan kabel menuju ke gorong-gorong depan sekolahnya dalam keadaan hujan lebat,” bebernya. Lalu, tambah Anom, pelaku memasukan korban ke lubang gorong-gorong berdiameter 40 centimeter dengan posisi kaki duluan. “Di masukan secara paksa. Lalu pelaku kembali ke rumahnya dan istirahat,” tambahnya. Akibat kasus ini, pelaku terancam kurungan penjara selama 20 tahun. “Pelaku melanggar pasal 76c undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di mana ancaman hukumannya adalah 15 tahun,” jelasnya. Namun, karena tersangkanya adalah merupakan orang tua dari pada korban ditambah sepertiga dari 20 tahun demikian. Barang-bukti yang diamankan antara lain motor bebek berplat Z 6616 MZ, pakaian pramuka korban, tas sekolah korban, sepasang sandal jepit, sepatu korban, celengan plastik, helm, dan kabel warna hitam sepanjang 1,5 meter. (rezza rizaldi)

Sumber: https://www.radartasikmalaya.com/delis-siswi-smpn-6-kota-tasik-dibunuh-bapaknya-motifnya-biaya-study-tour-rp100-ribu/
Artikel ini telah terbit di radartasikmalaya.com

SEHEBAT APAPUN KAMU DISINILAH TEMPATMU KEMBALI



بسم الله الرحمن الرحيم

انالله وانا اليه راجعون

Kita semua milik ALLOH dan akan kembali pada ALLOH

kembali Yang namanya musibah tentu rasanya tidak mengenakkan. Makanya banyak manusia merasa tidak suka bila hidupnya tiba-tiba menjadi menderita karena musibah. Kehidupan yang selama ini mapan bisa hancur tak bersisa. Tidak sedikit di antara mereka yang mengalami kesedihan berlarut-larut hingga menyebabkan stress. Bagaimana kiat menghadapi musibah secara benar dan bijak? Dalam menapaki kehidupan dunia yang fana ini, manusia senantiasa dihadapkan pada dua keadaan, bahagia atau sengsara. Perubahan keadaan itu bisa terjadi kapan saja sesuai dengan takdir Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun hanya orang yang beriman yang bisa lurus dalam menyikapi silih bergantinya situasi dan kondisi. Hal ini karena ia meyakini keagungan dan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala serta tahu akan kelemahan dirinya. Tidak dipungkiri, musibah dan bencana akan selalu menyisakan kesedihan dan kepedihan. Betapa tidak, sekian orang yang dicinta kini telah tiada. Harta benda musnah tak tersisa. Berbagai agenda dan acara pun harus tertunda. Bahkan segenap pikiran tercurah untuk meratapi diri. Kondisi yang menyayat ini terkadang menggugah orang yang dalam hatinya ada sifat rahmat dan belas kasih. Sehingga uluran tangan dan bela sungkawa pun mengalir dari berbagai arah. Intinya, meringankan penderitaan orang yang terkena bencana. Nilai kepedulian yang datang dari orang lain jelas memberi arti. Namun yang terpenting adalah bagaimana menghibur hati orang yang menderita itu serta menumbuhkan seribu harapan untuk menatap masa depannya. Hal ini penting, karena bantuan dari manusia bisa terputus, dan orang yang kemarin membantu mungkin saja kini justru perlu dibantu. Ini ketika mereka membantu dengan tulus dan tidak ada tendensi lain. Maka bagaimana kiranya jika kebanyakan orang yang membantu punya tujuan-tujuan politis atau bahkan para misionaris yang ingin menancapkan cakarnya di tubuh orang-orang yang lemah untuk dimurtadkan? Maka sudah seharusnya kita umat Islam menjadi orang-orang yang terdepan dalam memberikan bantuan kepada orang-orang yang sedang ditimpa musibah, baik bantuan moril ataupun materil. Kita paparkan di hadapan umat tentang keagungan syariat ini serta keindahannya, dan bahwa Islam ini mampu menjawab problematika zaman. Kita sampaikan hiburan yang datang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasul-Nya serta petuah para salaf umat ini. Hakikat Musibah Musibah adalah perkara yang tidak disukai yang menimpa manusia. Berkata Al-Imam Al-Qurthubi: “Musibah adalah segala apa yang mengganggu seorang mukmin dan yang menimpanya.” (Al-Jami’ li Ahkamil Qur`an, 2/175) Macam-macam Musibah Sungguh musibah beragam bentuknya. Ada yang menimpa jiwa seseorang, tubuhnya, hartanya, keluarganya, dan yang lainnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:  

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِنَ اْلأَمْوَالِ وَاْلأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْن 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 155) Ath-Thabari berkata: “Ini adalah pemberitaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada para pengikut Rasul-Nya, bahwa Ia akan menguji mereka dengan perkara-perkara yang berat, supaya (nyata) diketahui orang yang mengikuti rasul dan orang yang berpaling.” (Jami’ul Bayan, 2/41) Pentingnya Istirja’ ketika Musibah Istirja’ adalah ucapan: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهَ رَاجِعُوْنَ “Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali.” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ. الَّذِيْنَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ. أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ 

 “Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.’ Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-Baqarah: 155-157) Shahabiyah Ummu Salamah menyebutkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيْبُهُ مُصِيْبَةٌ فَيَقُوْلُ مَا أَمَرَهُ اللهُ: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيْبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا؛ إِلاَّ أَخْلَفَ اللهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا 

“Tiada seorang muslim yang ditimpa musibah lalu ia mengatakan apa yang diperintahkan Allah (yaitu): ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, wahai Allah, berilah aku pahala pada (musibah) yang menimpaku dan berilah ganti bagiku yang lebih baik darinya’; kecuali Allah memberikan kepadanya yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim no. 918) Ummu Salamah berkata: “Tatkala Abu Salamah meninggal, aku mengucapkan istirja’ dan mengatakan: ‘Ya Allah, berilah saya pahala pada musibah yang menimpa saya dan berilah ganti bagi saya yang lebih baik darinya.’ Kemudian aku berpikir kiranya siapa orang yang lebih baik bagiku daripada Abu Salamah? Maka tatkala telah selesai masa ‘iddah-ku, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (datang) meminta izin untuk masuk (rumahku) di mana waktu itu aku sedang menyamak kulit… Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melamarku. Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah selesai dari pembicaraannya, aku berkata: ‘Wahai Rasulullah, sebenarnya saya mau dilamar tapi saya seorang wanita yang sangat pencemburu. Saya khawatir, anda akan melihat dari saya sesuatu yang nantinya Allah akan mengazab saya karenanya. Saya juga orang yang sudah berumur dan banyak anak.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Adapun apa yang engkau sebutkan tentang sifat cemburu, niscaya Allah akan menghilangkannya. Dan apa yang engkau sebutkan tentang umur maka aku juga sama (sudah berumur). Dan yang engkau sebutkan tentang banyaknya anak, maka anakmu adalah tanggunganku.’ Aku berkata: ‘Aku menyerahkan diriku kepada Rasulullah.’ Lalu beliau menikahiku. Ummu Salamah berkata setelah itu: “Allah telah menggantikan untukku yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Ahmad) Ini merupakan bukti dari firman Allah: 

 وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ 

 “Dan berilah berita gembira bagi orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 155) Yaitu adakalanya seseorang diberi ganti oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan yang lebih baik. Seperti yang dialami Ummu Salamah ketika suaminya meninggal. Ketika Ummu Salamah mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengucapkan apa yang beliau perintahkan dengan penuh ketaatan, Allah Subhanahu wa Ta’ala ganti dengan yang lebih baik darinya, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesungguhnya kebaikan adalah apa yang dikatakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya sedangkan kesesatan serta kecelakaan ada pada penyelisihan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Tatkala Ummu Salamah tahu bahwa segala kebaikan yang ada di alam ini -baik umum atau khusus- datangnya dari sisi Allah, dan bahwa segala kejelekan yang ada di alam ini yang khusus menimpa hamba dikarenakan menyelisihi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, maka ketika Ummu Salamah mengucapkan kalimat tersebut ia mendapatkan kemuliaan mendampingi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dunia dan akhirat. Terkadang pula dengan kalimat istirja’ tadi seorang hamba mendapatkan kedudukan yang tinggi dan pahala yang besar. Kalimat ini

 (إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ) 

mengandung obat/penghibur dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya bagi orang yang ditimpa musibah. Kalimat ini adalah sesuatu yang paling tepat dalam menghadapi musibah dan lebih bermanfaat bagi hamba untuk di dunia ini dan akhirat kelak. Karena di dalamnya terkandung pengakuan yang tulus bahwa hamba ini, jiwanya, keluarganya, hartanya dan anaknya adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah jadikan itu semua sebagai titipan yang ada pada hamba. Jika Allah mengambilnya maka itu seperti seseorang yang mengambil barang yang dipinjam oleh peminjam. Kalimat ini juga mengandung pengukuhan bahwa kembalinya hamba hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seseorang pasti akan meninggalkan dunia ini di belakang punggungnya. Ia akan menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari kiamat sendirian, sebagaimana awal mulanya. Tiada keluarga dan harta yang bersamanya. Ia akan datang nanti dengan membawa amal kebaikan dan amal kejelekan. Penghibur Kesedihan  Sebagian orang menyangka bahwa orang yang ditimpa penyakit atau semisalnya adalah orang yang dimurkai Allah Subhanahu wa Ta’ala, padahal tidak seperti itu kenyataannya. Karena terkadang seorang diuji dengan penyakit dan musibah padahal ia seorang yang mulia disisi-Nya seperti para nabi, rasul, dan orang shalih. Sebagaimana yang dialami Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masih di Makkah, saat perang Uhud dan Ahzab serta ketika wafatnya. Musibah juga menimpa Nabi Ayyub, Nabi Yunus, dan nabi yang lainnya ‘alaihimussalam. Itu semua untuk mengangkat kedudukan mereka dan dibesarkannya pahala serta sebagai contoh (kesabaran) bagi orang yang datang setelah mereka. Terkadang seorang diuji dengan kesenangan -seperti harta yang banyak, istri, anak-anak, dan lainnya- namun tidak sepantasnya untuk dikatakan sebagai orang yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala jika ia tidak melakukan ketaatan kepada-Nya. Orang yang mendapatkan itu semua bisa jadi memang orang yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan bisa jadi orang yang dimurkai-Nya. Keadaannya berbeda-beda, sedangkan kecintaan di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala bukanlah karena kedudukan, anak, harta dan jabatan. Kecintaan di sisi-Nya diraih dengan amal shalih, takwa dan kembali kepada Allah serta melaksanakan hak-hak-Nya. (lihat Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz, 7/150-151) Seorang mukmin hendaklah yakin bahwa apa yang ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala niscaya akan menimpanya, tidak meleset sedikit pun. Sedangkan apa yang tidak ditakdirkan oleh-Nya pasti tidak akan menimpanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيْبَةٍ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيْرٌ. لِكَيْ لاَ تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلاَ تَفْرَحُوا بِمَا ءَاتَاكُمْ وَاللهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ 

 “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Al-Hadid: 22-23)  Seseorang yang ditimpa musibah hendaklah melihat apa yang ada dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Niscaya ia akan mendapatkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sesuatu yang lebih besar dari lenyapnya musibah, bagi orang yang sabar dan ridha. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُوْنَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ 

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-Zumar: 10) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

 مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ 

“Senantiasa bala` (cobaan) menimpa seorang mukmin dan mukminah pada tubuhnya, harta dan anaknya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak memiliki dosa.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan lainnya, dan dinyatakan hasan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi, 2/565 no. 2399)  Seorang yang ditimpa musibah hendaklah tahu bahwa di setiap sudut kampung dan kota bahkan setiap rumah, ada orang yang tertimpa musibah. Di antara mereka ada yang terkena musibah sekali dan ada pula yang berkali-kali. Hal itu tidak terputus sampai seluruh anggota keluarga terkena semua. Dengan demikian ia akan merasakan ringannya musibah karena bukan hanya dia yang terkena cobaan. Jika melihat ke kanan, ia tidak melihat kecuali orang yang terkena musibah. Dan jika melihat ke kiri, ia tidak melihat kecuali orang yang sedih. Bila orang yang terkena musibah tahu bahwa jika dia memerhatikan alam ini tidaklah ia melihat kecuali di tengah-tengah mereka ada yang terkena musibah, baik dengan lenyapnya sesuatu yang dicintai atau tertimpa dengan sesuatu yang tidak mengenakkan. Maka dia akan tahu bahwa kebahagiaan dunia hanyalah seperti mimpi dalam tidur atau bayangan yang lenyap. Jika kesenangan dunia membuat tertawa sedikit, ia akan menjadikan tangis yang banyak. Dan tidaklah suatu rumah dipenuhi keceriaan kecuali suatu saat akan dipenuhi ratap tangis. Muhammad bin Sirin berkata: “Tiada suatu tawa kecuali setelahnya akan datang tangis.”  Seorang hamba melihat dengan mata hatinya sehingga ia tahu bahwa pahitnya kehidupan dunia itu adalah suatu hal yang manis di akhirat dan manisnya dunia merupakan perkara yang pahit di negeri akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala lah yang membaliknya. Lihatlah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: 

 يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فيُصْبَغُ فِي النَّارِ صَبْغَةً ثُمَّ يُقَالُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطُّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ، وَاللهِ يَا رَبِّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النَّاسِ بُؤْسًا فِي الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صَبْغَةً فِي الْجَنَّةِ فَيُقَالُ لَهُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ بُؤْسًا قَطُّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطُّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ، وَاللهِ يَا رَبِّ، مَا مَرَّ بِي بُؤْسٌ وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطُّ 

 Di hari kiamat nanti akan didatangkan seorang penduduk dunia yang paling mendapatkan nikmat dari penghuni neraka, lalu ia dicelupkan ke dalam neraka sekali celupan, kemudian ditanya: “Wahai anak keturunan Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan? Apakah kamu pernah mendapatkan kenikmatan?” Ia menjawab: “Tidak, demi Allah, wahai Rabbku.” Dan akan didatangkan seorang yang paling menderita di dunia dari penduduk surga lalu ia dicelupkan ke dalam surga sekali celupan, kemudian ditanya: “Wahai anak keturunan Adam, pernahkah kamu melihat penderitaan? Pernahkah kamu merasakan kesengsaraan?” Ia menjawab: “Tidak demi Allah, wahai Rabbku. Tidak pernah aku mengalami penderitaan dan tidak pernah melihat kesengsaraan.” (HR. Muslim no. 2807)  Orang yang ditimpa musibah hendaklah meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bertawakal kepada-Nya. Hendaklah ia tahu bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala bersama orang-orang yang sabar. Hendaklah orang yang ditimpa musibah memantapkan dirinya sehingga tahu bahwa musibah yang datang kepadanya itu datang dari sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, sesuai dengan keputusan dan takdir-Nya. Hendaknya dia menyadari pula bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah menakdirkan musibah kepadanya untuk membinasakan dan menyiksanya, tetapi Ia mengujinya untuk diuji kesabaran dan keridhaannya serta pengaduannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. ‘ Hendaklah diketahui bahwa musibah yang paling besar adalah musibah yang menimpa agama seorang. Seperti seseorang yang dahulu rajin ibadah, namun kini bermalas-malasan, atau orang yang dulunya taat kini meninggalkannya dan suka dengan kemaksiatan. Inilah musibah yang tidak ada keberuntungannya sama sekali. ‘Al-Imam Ibnul Jauzi menyebutkan beberapa perkara untuk mengobati musibah sehingga seorang tidak berlarut-larut dalam kesedihan yang bisa membinasakan dan mengabaikan hak dan kewajiban, yaitu: – Mengetahui bahwa dunia tempat ujian dan petaka serta bahwa musibah suatu hal yang pasti terjadi. – Memperkirakan adanya orang yang ditimpa musibah lebih besar dan banyak dari musibahnya, serta melihat keadaan orang yang ditimpa musibah seperti musibahnya sehingga ia terhibur karena bukan hanya dia saja yang terkena musibah. – Meminta ganti yang lebih baik kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengharap pahala dari kesabarannya. (Diambil dari kitab Tasliyatu Ahlil Masha`ib karya Al-Imam Muhammad Al-Munbajja Al-Hanbali -dengan ringkas- hal. 13-22) Faedah di Balik Musibah Allah Maha Bijaksana, tiada keputusan dan ketentuan-Nya yang lepas dari hikmah. Tidak terkecuali dengan perkara musibah ini. Kalaulah seandainya tidak ada faedah dari musibah ini kecuali sebagai penghapus dosa di mana itu saja sudah mencukupi, bagaimana kiranya jika di sana ada setumpuk faedah? Subhanallah! Shahabat Ibnu Mas’ud berkata: “Aku masuk kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang demam, aku berkata: ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau sangat demam.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Benar, sesungguhnya aku merasakan demam seperti demamnya dua orang di antara kalian.’ Aku berkata: ‘Yang demikian karena engkau mendapat pahala dua kali lipat.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Benar, memang seperti itu. Tiada seorang muslim pun yang ditimpa sesuatu yang mengganggu, sakit atau selainnya kecuali Allah akan mengampuni dosanya seperti pohon yang merontokkan daunnya’.” (HR. Muslim no. 2571, Kitabul Birri wash Shilah) Berikut ini beberapa faedah dari musibah: 1. Musibah yang menimpa menunjukkan kepada manusia akan kekuasaan Allah dan lemahnya hamba. 2. Musibah menjadikan hamba menuluskan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena tiada tempat untuk mengadukan petaka kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tiada tempat bersandar agar tersingkapnya petaka kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ 

“Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (Al-’Ankabut: 65) 3. Musibah menjadikan seorang kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bersimpuh di hadapan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: 

 وَإِذَا مَسَّ اْلإِنْسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيْبًا إِلَيْهِ

 “Dan apabila manusia itu ditimpa kemudaratan, dia memohon (pertolongan) kepada Rabbnya dengan kembali kepada-Nya.“ (Az-Zumar: 8) 4. Musibah menjadikan seorang mempunyai sifat penyantun dan pemaaf terhadap orang yang melakukan kesalahan kepadanya. 5. Musibah menyebabkan seorang bersabar atasnya. Dan sabar menyebabkan datangnya kecintaan Allah Subhanahu wa Ta’ala serta pahala-Nya yang banyak. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَاللهُ يُحِبُّ الصَّابِرِيْنَ 

 “Dan Allah cinta orang-arang yang sabar.” (Al-’Imran: 146) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 مَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ 

“Tidaklah seorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Al-Bukhari no. 781) 6. Bergembira dengan musibah karena besarnya faedah dari musibah ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

 وَإِنْ كَانَ أَحَدُهُمْ لَيَفْرَحُ بِالْبَلاَءِ كَمَا يَفْرَحُ أَحَدُكُمْ بِالرَّخَاءِ 

 “Dan sungguh salah seorang dari mereka (yakni orang-orang yang shalih) merasakan senang terhadap bala` (musibah) seperti salah seorang kalian suka terhadap kemakmuran.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, 3/318, no. 3266) 7. Musibah akan membersihkan dosa dan kesalahan. 8. Musibah akan menumbuhkan sifat belas kasihan pada diri seseorang terhadap yang ditimpa musibah dan membantu untuk meringankan beban mereka. 9. Mengetahui besarnya nikmat sehat serta mensyukurinya, karena nikmat tidaklah diketahui kadar besarnya kecuali setelah tidak adanya. 10. Di balik dari musibah ada faedah-faedah yang tersembunyi. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: 

 فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللهُ فِيْهِ خَيْرًا كَثِيْرًا 

 “Mungkin kalian tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (An-Nisa`: 19) Tatkala raja yang bengis hendak merampas Sarah (istri Nabi Ibrahim ‘alaihissalam) dari Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, ternyata di balik musibah itu sang raja akhirnya memberikan seorang pembantu yang bernama Hajar kepada Sarah. Dari Hajar (istri Ibrahim ‘alaihissalam), lahirlah Isma’il, dan di antara keturunan Isma’il adalah penutup para nabi dan rasul yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. 11. Musibah dan penderitaan akan menghalangi sifat sombong, angkuh, dan kebengisan. Kalaulah raja Namrud yang kafir itu seorang yang fakir, sakit-sakitan, tuli dan buta, tentulah ia tidak akan membantah Nabi Ibrahim tentang Rabbnya. Namun keangkuhan kekuasaan itulah yang menyebabkan Namrud menentang Ibrahim. Dan seandainya Fir’aun itu fakir dan sakit-sakitan tentu ia tidak akan mengatakan: ‘Sayalah Rabb kalian yang paling tinggi.’ Allah berfirman: 

 إِنَّ اْلإِنْسَانَ لَيَطْغَى. أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى 

“Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (Al-’Alaq: 6-7) Dan firman-Nya: 

 وَمَا أَرْسَلْنَا فِي قَرْيَةٍ مِنْ نَذِيْرٍ إِلاَّ قَالَ مُتْرَفُوْهَا إِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُوْنَ 

 “Dan kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatan pun melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: ‘Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya’.” (As-Saba: 34) Sedangkan orang-orang fakir dan lemah mereka banyak yang menjadi wali-wali Allah Subhanahu wa Ta’ala dan pengikut para Nabi. Karena faedah-faedah yang mulia ini, maka orang yang paling besar cobaannya adalah para nabi, kemudian yang semisal mereka, kemudian yang semisalnya. Mereka dituduh sebagai orang-orang gila, tukang sihir, dan sekian ejekan lainnya. Namun mereka bersabar atas pendustaan dan gangguan orang-orang kafir tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِيْنَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِيْنَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيْرًا 

 “Kalian sungguh-sungguh akan diuji terhadap harta dan diri kalian, dan juga kalian sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kalian dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak.” (Ali ‘Imran: 186) [Dinukil dari Tafsir Al-Qasimi -dengan ringkas- 1/405-409] Kewajiban Bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Merendahkan Diri di Hadapan-Nya ketika Datang Musibah Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan hikmah-Nya yang mendalam menguji hamba-Nya dengan kesenangan dan penderitaan untuk menguji kesabaran dan syukur mereka. Barangsiapa bersabar ketika mendapat musibah dan bersyukur ketika mendapat nikmat serta bersimpuh di hadapan-Nya saat mendapat cobaan, dengan mengadu kepada-Nya akan dosa dan kekurangannya serta memohon rahmat dan ampunan-Nya, sungguh ia telah beruntung dan meraih kesudahan yang baik. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ 

“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang jelek-jelek agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (Al-A’raf: 168) Dan firman-Nya: 

 ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ 

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Ar-Ruum: 41) Yang dimaksud dengan kebaikan di sini adalah nikmat seperti kesuburan, kemakmuran, kesehatan, dimenangkan atas musuh dan semisalnya. Sedangkan yang dimaksud dengan kejelekan adalah musibah seperti penyakit, dikuasai oleh musuh, gempa, angin topan, banjir yang menghancurkan dan semisalnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala uji dengan itu semua agar manusia kembali ke jalan yang benar, segera bertaubat dari dosa dan bergegas menuju ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Karena kekufuran dan maksiat adalah sumber segala bencana di dunia dan di akhirat. Adapun beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menaati Rasul-Nya dan berpegang teguh dengan syariat-Nya adalah sumber kemuliaan dunia dan akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk bertaubat kepada-Nya di saat turunnya musibah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَى أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُوْنَ. فَلَوْلاَ إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَكِنْ قَسَتْ قُلُوْبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُوْنَ 

 “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” (Al-An’am: 42-43) Telah shahih riwayat dari Amirul Mukminin Umar bin Abdul ‘Aziz rahimahullahu bahwa beliau menulis surat kepada para gubernurnya ketika terjadi gempa di zamannya. Beliau menyuruh mereka untuk memerintahkan kaum muslimin supaya bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan beristighfar dari dosa-dosa. (lihat Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz, 2/126-129)

                   والله أعلم بالصواب  
 
Copyright © 2014 Dhe Muchtar. Designed by dhemuchtar